Persija Jakarta – membuka perjalanan di Super League 2026-2027 dengan hasil positif. Tim berjuluk Macan Kemayoran berhasil membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Borneo FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan pertama kompetisi.

Pertandingan Borneo FC melawan Persija berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026). Laga tersebut sekaligus menandai debut kompetitif Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu langsung mempersembahkan kemenangan pada pertandingan pertamanya bersama Macan Kemayoran. Alexander Jeremejeff menjadi penentu hasil pertandingan melalui gol yang ia cetak menjelang berakhirnya babak pertama.

Kemenangan tersebut membawa Persija mengawali musim dengan tiga poin. Macan Kemayoran pun menempati posisi keempat klasemen sementara. Sebaliknya, Borneo FC harus memulai kompetisi tanpa tambahan angka dan berada di zona bawah klasemen.

Hasil di Samarinda juga menjadi bekal penting bagi Persija sebelum menghadapi pertandingan besar pada pekan berikutnya. Macan Kemayoran di jadwalkan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Persija Menguasai Permainan Sejak Awal

Meski berstatus sebagai tim tamu, Persija tidak menunjukkan permainan pasif. Pasukan Shin Tae-yong berusaha mengambil kendali pertandingan dengan menguasai bola dan membangun serangan sejak menit awal.

Namun, pertahanan Borneo FC mampu meredam tekanan Persija pada 10 menit pertama. Akibatnya, Macan Kemayoran belum memperoleh kesempatan bersih untuk membuka keunggulan.

Peluang berbahaya baru muncul pada menit ke-14. Alexander Jeremejeff membangun kombinasi serangan bersama Witan Sulaeman di wilayah pertahanan tuan rumah. Jeremejeff kemudian memberikan bola kepada Witan yang mendapatkan ruang untuk melakukan penyelesaian.

Sayangnya, Witan belum mampu mengarahkan bola ke sasaran. Tendangannya dari jarak dekat melebar sehingga Persija gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

Dua menit kemudian, Ilham Rio Fahmi mencoba menciptakan ancaman melalui tendangan dari luar kotak penalti. Namun, Kadu Manuel mampu membaca arah bola dan mengamankannya.

Moussa Diarra Berikan Ancaman bagi Persija

Borneo FC memilih bermain lebih efektif ketika Persija mendominasi penguasaan bola. Pesut Etam mencoba memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan serangan cepat.

Strategi tersebut mulai memberikan ancaman pada menit ke-20. Kablan N’Goma mengirimkan umpan pendek kepada Moussa Diarra yang berada di sekitar kotak penalti Persija.

Diarra langsung melepaskan tendangan melengkung menuju gawang. Nadeo Argawinata menunjukkan refleks bagus dan menggagalkan peluang tersebut.

Enam menit berselang, Diarra kembali menebar ancaman. Ia berhasil melewati tekanan dua pemain Persija sebelum melepaskan tembakan. Kali ini, bola bergerak melebar dari sisi kiri gawang.

Diarra kembali mencoba peruntungannya sekitar lima menit kemudian. Namun, Nadeo sekali lagi mampu mengamankan bola dan menjaga gawang Persija tetap tanpa kebobolan.

Alexander Jeremejeff Cetak Gol Debut

Persija terus menjaga intensitas serangan menjelang akhir babak pertama. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki tambahan waktu.

Kerim Memija bergerak dari sisi lapangan dan mengirimkan umpan silang menuju kotak penalti Borneo FC. Alexander Jeremejeff membaca arah bola dengan baik sebelum menyambutnya menggunakan sundulan.

Tandukan terarah penyerang asal Swedia tersebut gagal di hentikan Kadu Manuel. Gol itu membawa Persija unggul 1-0 sekaligus menjadi gol debut Jeremejeff bersama Macan Kemayoran dalam pertandingan kompetitif.

Persija kemudian mempertahankan keunggulan tersebut hingga wasit mengakhiri babak pertama.

Persija kalahkan Borneo FC 1-0 pada debut Shin Tae-yong di Super League 2026-2027.

Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe (kedua kiri) berusaha mengejar bola dibayangi pesepak bola Persija Jakarta Kerim Memija (kiri) saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026).

Borneo FC Tingkatkan Tekanan pada Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, Borneo FC mengubah pendekatan permainan. Pesut Etam meningkatkan tempo serangan untuk mengejar gol penyama kedudukan.

Juan Villa memainkan peran penting dalam membangun serangan tuan rumah. Ia beberapa kali berusaha membawa bola ke area pertahanan Persija.

Meski demikian, Borneo masih kesulitan menghasilkan penyelesaian yang efektif. Absennya Mariano Peralta turut memengaruhi daya serang Pesut Etam. Juan Villa harus bekerja keras menciptakan peluang, sementara Moussa Diarra tetap berusaha memberikan tekanan kepada lini belakang Persija.

Borneo kemudian memperoleh salah satu peluang terbaik melalui situasi bola mati. Juan Villa mengambil tendangan bebas yang mengarah ke gawang Persija. Akan tetapi, Nadeo kembali tampil sigap untuk menjaga keunggulan timnya.

Persija Tetap Berbahaya Lewat Serangan Balik

Tekanan Borneo pada babak kedua tidak membuat Persija kehilangan ancaman. Macan Kemayoran masih mampu menciptakan kesempatan melalui transisi dan serangan dari sisi lapangan.

Kerim Memija kembali menunjukkan kontribusinya. Selain membantu pertahanan, ia aktif bergerak ke depan dan mengirimkan umpan silang berbahaya. Kadu Manuel bergerak cepat untuk memotong bola sebelum pemain Persija menyambutnya di depan gawang.

Shin Tae-yong juga melakukan perubahan pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Rayhan Hannan mendapat kesempatan bermain dan turut memberikan ancaman.

Pada menit ke-86, Hannan mencoba mencetak gol melalui sebuah tendangan. Namun, Muhammad Ridho yang telah masuk menggantikan Kadu Manuel mampu menggagalkan peluang tersebut.

Borneo terus berusaha mencari gol penyama kedudukan pada menit-menit terakhir. Pertahanan Persija tetap disiplin sehingga tuan rumah tidak mampu mengubah keadaan.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta.

Shin Tae-yong Raih Tiga Poin pada Laga Debut

Kemenangan atas Borneo FC menjadi awal positif bagi perjalanan Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta di Super League 2026-2027. Selain membawa pulang tiga poin dari Samarinda, Macan Kemayoran juga mampu menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.

Alexander Jeremejeff turut mencatatkan awal yang menjanjikan setelah mencetak gol penentu kemenangan. Sementara itu, Nadeo Argawinata memainkan peran penting melalui sejumlah penyelamatan ketika Borneo meningkatkan tekanan.

Persija kini dapat mengalihkan fokus menuju pertandingan berikutnya. Tantangan yang lebih besar sudah menunggu karena Macan Kemayoran akan menghadapi Persib Bandung di SUGBK pada Sabtu (12/9/2026).

Pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi Shin Tae-yong setelah berhasil melewati laga debutnya dengan kemenangan.

Susunan Pemain Borneo FC vs Persija Jakarta

Borneo FC: Kadu Manuel (Muhammad Ridho 76′); Komang Teguh, Reva Adi Utama (Caxambu 77′), Iago Mendonca, Christian Matheus, Gabriel Oliveira, Aditya Warman (Dwiky Aris 77′), Juan Villa, Aan Redzuan, Kablan N’Goma, Moussa Diarra.

Pelatih: Mauro Jeronimo.

Persija Jakarta: Nadeo Argawinata; Ilham Rio Fahmi (Kyohei Yoshino 46′), Rizky Ridho, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Kerim Memija, Fabio Calonego, Stjepan Loncar, Arlyansyah Abdulmanan (Rayhan Hannan 46′), Witan Sulaeman (Victor Dethan 76′), Alexander Jeremejeff.

Pelatih: Shin Tae-yong.