K-Beauty Fest 2026 – Industri kecantikan Korea Selatan terus memperoleh perhatian dari konsumen Indonesia. Antusiasme tersebut terlihat melalui penyelenggaraan K-Beauty Fest 2026 yang menggabungkan pameran produk kecantikan, aktivitas interaktif, promosi belanja, hingga hiburan bernuansa budaya populer Korea.

Acara ini dapat dikunjungi sepanjang 1–13 September 2026 di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta. Konsep yang ditawarkan tahun ini tidak sekadar mengajak masyarakat mencari skincare atau kosmetik. Penyelenggara merancang area festival menyerupai perjalanan singkat menjelajahi sejumlah sisi Korea Selatan.

Dekorasi hingga aktivitas di dalam area acara dibuat dengan karakter yang berbeda. Pendekatan tersebut memungkinkan pengunjung mendapatkan pengalaman baru ketika berpindah dari satu area ke area lainnya.

Jumlah Merek Kecantikan Korea Bertambah

Perkembangan K-Beauty di Indonesia ikut terlihat dari bertambahnya merek yang dilibatkan dalam festival. Style Korean Indonesia membawa sekitar 30 merek pada penyelenggaraan 2026. Angka itu bertambah sekitar 10 nama dibandingkan gelaran tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran 20 merek.

Brand Manager StyleKorean Indonesia, Nadya Ingrida, menjelaskan peningkatan tersebut juga mengikuti perkembangan kosmetik Korea yang sedang populer. Karena minat terhadap makeup semakin tinggi, penyelenggara memperluas pilihan produk kosmetik yang dapat ditemukan pengunjung.

Beragam nama dari industri K-Beauty pun ikut meramaikan acara. d’Alba hadir bersama TIRTIR dan Beauty of Joseon. Selain itu, konsumen dapat menjumpai produk dari Pyunkang Yul, Torriden serta Benton. Pilihan lainnya berasal dari Medicube, VT Cosmetics dan numbuzin.

Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, masyarakat mempunyai kesempatan mengenal produk dari berbagai kategori dalam satu tempat.

Nuansa Destinasi Korea Hadir di Area Festival

Identitas setiap area tidak di buat seragam. Penyelenggara memberikan sentuhan tempat-tempat populer Korea untuk menciptakan pengalaman yang berbeda di masing-masing booth.

Atmosfer sejarah Korea, misalnya, menjadi inspirasi bagi area Pyunkang Yul. Konsepnya mengambil referensi dari Gyeongbokgung sehingga menghadirkan kesan tradisional.

Pendekatan berbeda di gunakan TIRTIR. Merek tersebut mengadaptasi suasana Seongsu, kawasan urban yang identik dengan tempat-tempat modern dan banyak di kunjungi generasi muda.

Selain booth produk, tersedia pula lokasi berfoto yang di rancang menyerupai halte bus. Kehadiran area tersebut memperkuat konsep perjalanan yang menjadi salah satu identitas acara tahun ini.

Selera Warna Makeup Konsumen Mulai Berubah

Festival kecantikan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan preferensi konsumen. Produk perawatan kulit dengan kandungan yang sedang banyak dibicarakan masih mendapatkan tempat. Exosome dan PDRN termasuk bahan yang menjadi sorotan dalam perkembangan skincare saat ini.

Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada perawatan kulit. Produk kosmetik berwarna semakin mendapatkan porsi penting setelah minat terhadap makeup Korea meningkat.

Menurut Nadya, kecenderungan konsumen saat ini mengarah pada pilihan warna makeup bernuansa lebih lembut atau muted. Tren tersebut berjalan beriringan dengan semakin populernya analisis personal color.

Pengetahuan tentang personal color membuat sebagian konsumen semakin selektif menentukan kosmetik. Mereka mulai mempertimbangkan karakter undertone sebelum menentukan warna yang di anggap paling sesuai, termasuk kategori olive maupun cool tone.

Kondisi itu juga memengaruhi proses pemilihan produk yang akan di perkenalkan kepada pasar Indonesia. Popularitas global bukan menjadi satu-satunya ukuran. Potensi permintaan, skala pasar dan kecocokan dengan karakter konsumen lokal turut masuk dalam pertimbangan.

K-Beauty Fest 2026 menghadirkan tren skincare dan makeup Korea di Jakarta

K-Beauty Fest 2026 persembahkan Style Korean Indonesia berlangsung di Central Park Mall, Jakarta, pada 1–13 September 2026.

Pengunjung Bisa Menjajal Produk dan Perangkat Kecantikan

Setiap peserta menawarkan pengalaman yang tidak selalu sama. Ada produk yang menonjolkan kemudahan penggunaan untuk rutinitas sehari-hari, sementara merek lainnya memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba teknologi kecantikan.

d’Alba, misalnya, dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengunjung yang mencari produk skincare dengan penggunaan praktis. Sementara itu, Medicube menyediakan pengalaman yang memungkinkan masyarakat mengenal perangkat kecantikan secara langsung.

Pilihan dari TIRTIR juga tersedia bagi konsumen dengan kebutuhan yang beragam. Dengan konsep semacam ini, festival berfungsi sebagai tempat untuk mengenal karakter produk sebelum menentukan pilihan.

Diskon Besar Digelar Dua Kali Setiap Hari

Program harga khusus menjadi bagian lain dari K-Beauty Fest 2026. Penyelenggara menjadwalkan Flash Sale dalam dua periode setiap harinya.

Kesempatan pertama di buka mulai pukul 12.00 sampai 13.00. Selanjutnya, pengunjung memperoleh kesempatan kedua pada pukul 17.00 hingga 18.00. Dalam program tersebut, besaran potongan harga pada produk tertentu dapat mencapai 90 persen.

Selain diskon, format penjualan melalui lelang juga sempat di gelar pada Jumat, 4 September 2026. Skincare Korea di tawarkan dengan nilai awal Rp25 ribu. Peserta yang ingin menaikkan penawaran menggunakan kelipatan Rp10 ribu.

Cara tersebut menghadirkan suasana berbeda di bandingkan transaksi belanja biasa karena nilai akhir produk di tentukan melalui persaingan penawaran antarpengunjung.

Setelah kegiatan tersebut berakhir, agenda malam di teruskan dengan Friday Noraebang. Pengunjung dapat mengikuti karaoke bersama menggunakan pilihan lagu K-Pop.

Musik dan Aktivitas Interaktif Lengkapi Festival

Unsur hiburan mendapatkan tempat tersendiri selama rangkaian K-Beauty Fest. Salah satunya hadir melalui Noraebang Invasion Dance Cover.

Panggung festival juga di isi sejumlah musisi Tanah Air. Rossa dan Rizky Febian menjadi bagian dari daftar penampil, bersama Adrian Khalif serta Bilal Indrajaya.

Sementara itu, agenda bincang-bincang dan pertemuan dengan figur publik menghadirkan Nikita Willy serta Ranty Maria. Titan Tyra dan Abel Cantika juga terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Pengunjung yang ingin mengeksplorasi area festival dapat mengikuti Journey Map Challenge. Mekanismenya mengharuskan peserta mendatangi booth dan menyelesaikan sejumlah aktivitas.

Empat stempel yang berhasil di kumpulkan kemudian dapat di tukarkan dengan hadiah berupa pouch dan produk kecantikan. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya berkeliling melihat produk, tetapi juga mempunyai tujuan tertentu ketika mengeksplorasi setiap area.

K-Beauty Fest 2026 Incar Antusiasme Puluhan Ribu Pengunjung

Penyelenggara melihat ketertarikan masyarakat terhadap merek kecantikan Korea terus berkembang dari tahun ke tahun. Nadya menyampaikan bahwa jumlah masyarakat yang mendatangi festival menunjukkan pertumbuhan setiap kali acara di selenggarakan.

Pada 2026, sasaran kunjungan untuk periode akhir pekan di tetapkan sedikitnya 120 ribu orang. Profil pengunjungnya pun cukup beragam dengan rentang usia sekitar 18 hingga 50 tahun.

Kalangan mahasiswa dan pekerja kantoran menjadi kelompok yang banyak mendatangi acara. Sejumlah ibu juga menyempatkan diri berkunjung seusai menjalankan kegiatan sehari-hari.

Selama festival berlangsung sampai 13 September 2026, masyarakat masih dapat mendatangi Laguna Atrium di Central Park Mall, Jakarta. Selain mengeksplorasi produk, mengikuti promosi dan menikmati hiburan, pengunjung memperoleh fasilitas Custom Photobooth dari Selfie Time tanpa biaya.

Melalui kombinasi kecantikan, hiburan dan pengalaman bernuansa Korea, K-Beauty Fest 2026 memperlihatkan bagaimana tren K-Beauty kini berkembang melampaui aktivitas membeli skincare. Festival tersebut menjadi ruang bagi konsumen untuk mengenal produk, memahami perkembangan makeup sekaligus menikmati berbagai aktivitas dalam satu rangkaian acara.