WTA 1000 National Bank Open – Aldila Sutjiadi harus mengakhiri perjuangannya di nomor ganda putri WTA 1000 National Bank Open setelah tersingkir pada babak 16 besar. Petenis Indonesia tersebut berduet dengan pemain Selandia Baru, Erin Routliffe, dalam turnamen yang berlangsung di Toronto, Kanada.

Pada pertandingan babak 16 besar, Aldila/Routliffe menghadapi Olivia Nicholls dari Inggris dan Tereza Mihalikova dari Slovakia. Pertandingan berlangsung ketat selama satu jam 43 menit. Namun, Nicholls/Mihalikova akhirnya keluar sebagai pemenang melalui dua set langsung dengan skor 6-3, 7-5.

Hasil tersebut sekaligus menghentikan perjalanan Aldila dan Routliffe di turnamen lapangan keras tersebut. Meski kalah, keduanya mampu memberikan perlawanan, terutama pada set kedua.

Aldila/Routliffe sebenarnya memperoleh sejumlah kesempatan untuk menekan lawan. Namun, mereka belum mampu memanfaatkan peluang break point secara maksimal. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil pertandingan.

Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Kesulitan pada Set Pertama

Aldila/Routliffe menghadapi tekanan sejak awal set pertama. Nicholls/Mihalikova tampil agresif dan berhasil membaca permainan lawannya dengan baik.

Pada gim kedua, Nicholls/Mihalikova sukses mematahkan servis Aldila/Routliffe. Situasi serupa kembali terjadi pada gim keenam. Dua keberhasilan tersebut memberi keuntungan besar bagi pasangan Inggris-Slovakia.

Nicholls/Mihalikova kemudian menjaga keunggulan mereka hingga akhir set. Mereka tidak memberikan banyak kesempatan kepada Aldila/Routliffe untuk mengejar ketertinggalan. Set pembuka akhirnya menjadi milik Nicholls/Mihalikova dengan skor 6-3.

Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang. Kedua pasangan mampu menjaga servis masing-masing hingga skor mencapai 3-3.

Persaingan semakin menarik ketika Nicholls/Mihalikova kembali mendapatkan momentum. Mereka berhasil mematahkan servis Aldila/Routliffe dan kemudian membuka keunggulan 5-3.

Namun, Aldila dan Routliffe tidak langsung menyerah. Mereka meningkatkan tekanan dan berhasil merebut dua gim berikutnya. Hasil tersebut membuat skor kembali sama kuat menjadi 5-5 sekaligus membuka peluang untuk memperpanjang pertandingan.

Sayangnya, momentum kebangkitan itu tidak bertahan lama. Nicholls/Mihalikova kembali mengambil kendali permainan pada dua gim berikutnya. Mereka akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 7-5 sekaligus memastikan tiket menuju babak selanjutnya.

Peluang Break Point Menjadi Pembeda

Statistik pertandingan memperlihatkan salah satu masalah utama yang dihadapi Aldila/Routliffe. Mereka sebenarnya mampu menciptakan cukup banyak kesempatan untuk mematahkan servis lawan.

Sepanjang pertandingan, Aldila/Routliffe mendapatkan 10 peluang break point. Namun, mereka hanya berhasil mengubah satu kesempatan menjadi break.

Sebaliknya, Nicholls/Mihalikova menunjukkan efektivitas lebih baik. Mereka mampu memanfaatkan empat dari delapan peluang break point yang diperoleh.

Perbedaan efektivitas tersebut memberi pengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan. Aldila/Routliffe mampu menciptakan tekanan, tetapi lawan tampil lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan penting.

Catatan servis juga menjadi tantangan bagi pasangan Indonesia-Selandia Baru. Aldila/Routliffe menghasilkan dua ace, tetapi mereka melakukan sembilan double fault. Sementara itu, Nicholls/Mihalikova juga mencatat dua ace dengan hanya tiga double fault.

Persaingan kedua pasangan sebenarnya cukup berimbang jika melihat jumlah poin keseluruhan. Nicholls/Mihalikova mengumpulkan 65 poin, sedangkan Aldila/Routliffe memperoleh 61 poin. Dengan demikian, hanya empat poin yang memisahkan kedua pasangan sepanjang pertandingan.

Aldila Sutjiadi berlaga di WTA 1000 National Bank Open bersama Erin Routliffe.

ldila Sutjiadi harus mengakhiri kiprahnya lebih awal di ajang WTA 1000 National Bank Open.

Sempat Singkirkan Juara Wimbledon 2026

Meski terhenti pada babak 16 besar, perjalanan Aldila/Routliffe di National Bank Open tetap menghadirkan hasil menarik. Mereka sebelumnya menciptakan kejutan besar pada pertandingan pertama.

Aldila/Routliffe berhasil menyingkirkan unggulan keempat Kristina Mladenovic/Hanyu Guo. Pasangan tersebut datang dengan status kampiun Wimbledon 2026.

Pertarungan berlangsung selama dua jam tiga menit dan harus mencapai match tie-break. Aldila/Routliffe memenangi set pertama dengan skor 6-3. Mladenovic/Guo kemudian membalas pada set kedua melalui tie-break 7-6(4).

Aldila/Routliffe akhirnya tampil lebih baik pada fase penentuan. Mereka merebut match tie-break dengan skor 10-5 untuk memastikan kemenangan sekaligus melaju ke babak 16 besar.

Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan Aldila/Routliffe dalam menghadapi pasangan unggulan. Namun, langkah mereka akhirnya terhenti ketika berjumpa Nicholls/Mihalikova.

Datang dengan Modal Gelar WTA 500

Aldila dan Routliffe sebenarnya memasuki turnamen di Toronto dengan modal positif. Sebelum tampil di National Bank Open, keduanya berhasil meraih gelar ganda putri WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington.

Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk menghadapi persaingan di level WTA 1000. Mereka bahkan sempat meneruskan tren positif tersebut melalui kemenangan atas unggulan keempat pada laga pembuka.

Namun, persaingan ketat pada babak 16 besar akhirnya menghentikan perjalanan mereka. Kegagalan memanfaatkan sejumlah break point menjadi salah satu hal yang membuat Aldila/Routliffe kehilangan kesempatan memperpanjang kiprah di Toronto.

Walaupun belum mampu melaju lebih jauh, rangkaian penampilan Aldila Sutjiadi bersama Erin Routliffe tetap menunjukkan hasil positif. Gelar WTA 500 di Washington dan kemenangan atas juara Wimbledon 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan mereka sebelum akhirnya tersingkir dari WTA 1000 National Bank Open.