Pernikahan Mario Caesar Dan Givina Lukita Dewi – menjadi momen spesial bagi pasangan selebritas tersebut setelah keduanya resmi menjadi suami istri pada Minggu, 20 September 2026. Selain kabar pernikahan mereka, penampilan kedua mempelai turut menarik perhatian karena menghadirkan perpaduan gaya modern dan sentuhan klasik.

Pada hari istimewanya, Givina tampil dominan dengan warna putih. Adik komedian Uus tersebut memilih busana pengantin dengan permainan detail yang memberi kesan anggun tanpa terlihat berlebihan. Sementara itu, Mario menghadirkan karakter berbeda melalui setelan berwarna cokelat yang ia padukan dengan kemeja putih dan peci.

Kontras warna antara pakaian kedua mempelai justru menciptakan komposisi yang serasi. Mereka juga memperhatikan sejumlah unsur pendukung, mulai dari aksesori, penataan rambut, riasan wajah, hingga veil.

Berikut sejumlah detail yang membentuk gaya pernikahan Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi.

Busana Putih Givina Hadirkan Nuansa Modern

Givina mempercayakan pakaian pengantinnya kepada desainer Rama Dauhan. Ia mengenakan busana berwarna putih yang menampilkan siluet mengikuti bentuk tubuh.

Rancangan tersebut menggabungkan karakter kebaya dengan pendekatan yang lebih modern. Detail payet pada beberapa bagian menambah dimensi sekaligus memberi aksen pada busana tanpa menghilangkan warna putih sebagai elemen utama.

Desain bagian belakang juga mendapat perhatian khusus. Ekor panjang menjadi bagian dari busana Givina sehingga menghasilkan siluet yang semakin tegas ketika dilihat secara keseluruhan.

Pemilihan desain tersebut membuat penampilannya tidak hanya mengandalkan ornamen. Bentuk busana, permainan detail, dan ekor panjang bekerja bersama untuk menghasilkan karakter pengantin yang modern.

Veil dan Bunga Putih Melengkapi Penampilan

Givina tidak membiarkan bagian kepala tampil tanpa detail. Ia menggunakan veil transparan berwarna putih yang jatuh dari belakang kepala dan memanjang mengikuti penampilannya.

Sementara itu, penataan rambut menggunakan konsep updo. Gaya rambut tersebut membuat wajah terlihat lebih terbuka sekaligus memberi ruang bagi veil untuk menjadi salah satu elemen yang menonjol.

Bunga putih yang ditempatkan di sekitar bagian atas telinga memberikan sentuhan tambahan. Kehadiran bunga tersebut juga membawa nuansa klasik ke dalam keseluruhan konsep busana yang cenderung modern.

Perpaduan veil, bunga, dan tatanan rambut akhirnya menciptakan keseimbangan antara dua pendekatan gaya tersebut.

Gaya pernikahan Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi

Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi resmi menikah. Intip lima gaya pengantin mereka yang memadukan sentuhan klasik dan modern.

Mario Caesar Memilih Setelan Bernuansa Cokelat

Berbeda dari Givina yang menggunakan putih sebagai warna utama, Mario Caesar menjatuhkan pilihan pada setelan bernuansa cokelat.

Mario kemudian memasangkan jas tersebut dengan kemeja putih. Sebagai penyempurna, ia mengenakan peci dengan warna yang selaras dengan setelannya.

Pilihan itu menghadirkan kesan formal sekaligus klasik pada penampilan Mario. Pada saat yang sama, warna cokelat menciptakan pembeda yang jelas ketika ia berdampingan dengan Givina.

Alih-alih mengenakan warna yang sama, keduanya memilih palet berbeda yang tetap dapat berpadu dalam satu konsep pernikahan.

Perhiasan Menjadi Aksen Tambahan

Selain busana dan veil, Givina memasukkan perhiasan ke dalam penampilannya. Aksesori dari Noma ID tersebut berfungsi sebagai detail pelengkap bagi pakaian pengantin yang ia kenakan.

Penempatannya tidak mengambil alih perhatian dari rancangan utama. Sebaliknya, aksesori tersebut bekerja bersama detail payet yang sudah hadir pada busana.

Dengan demikian, kebaya putih tetap menjadi pusat penampilan Givina. Perhiasan berperan sebagai aksen untuk memperkuat keseluruhan gaya tanpa membuat tampilannya terasa terlalu ramai.

Riasan Natural Dipadukan dengan Sanggul Modern

Riasan wajah turut memegang peran penting dalam menyatukan seluruh konsep penampilan Givina. MUA Claudya Achrp menangani makeup sang pengantin dengan pendekatan yang tidak terlalu berat.

Riasan tersebut tetap menonjolkan karakter wajah Givina. Pilihan makeup seperti ini juga sejalan dengan konsep busana yang sudah memiliki detail payet dan aksesori.

Pada bagian rambut, gaya sanggul modern membantu memperlihatkan wajah secara lebih jelas. Tatanan ke atas sekaligus membuat veil serta bunga putih yang digunakan sebagai penghias rambut dapat terlihat dengan baik.

Secara keseluruhan, penampilan pernikahan Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi menghadirkan dua karakter berbeda yang saling melengkapi. Givina membawa unsur modern melalui rancangan putih berpayet, siluet tubuh, serta ekor panjang. Sentuhan klasik kemudian muncul lewat veil dan hiasan bunga.

Sementara itu, Mario memilih pendekatan yang lebih sederhana melalui setelan cokelat, kemeja putih, dan peci. Kombinasi tersebut menciptakan penampilan formal yang tetap selaras ketika disandingkan dengan busana Givina.

Mulai dari rancangan Rama Dauhan, aksesori Noma ID, hingga riasan Claudya Achrp, setiap unsur memberikan kontribusi terhadap keseluruhan gaya pengantin Givina. Hasil akhirnya menghadirkan konsep pernikahan yang mempertemukan unsur klasik dengan estetika modern dalam penampilan kedua mempelai.