Timnas Basket Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi Pra Kualifikasi Piala FIBA Asia 2029 dengan memanggil 17 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC). Pelatih kepala David Singleton memilih mayoritas pemain yang selama ini menjadi tulang punggung skuad Garuda. Selain mempertahankan sejumlah nama berpengalaman, ia juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda dan pemain diaspora untuk menunjukkan kualitas mereka. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menyusun tim terbaik sebelum bertanding di ajang internasional yang berlangsung di Seremban, Malaysia, pada akhir Agustus hingga awal September 2026.
Pemusatan latihan di jadwalkan di mulai pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Dewa United Arena. Selama menjalani TC, seluruh pemain akan menjalani program latihan intensif yang di rancang untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, taktik, serta kekompakan tim. Persiapan tersebut menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu bersaing di Grup C yang dihuni Malaysia, Hong Kong, dan Singapura.
David Singleton Pertahankan Kerangka Tim
David Singleton kembali mempercayai sebagian besar pemain yang telah memperkuat Timnas Basket Indonesia dalam berbagai turnamen sebelumnya. Keputusan itu menunjukkan keinginannya menjaga stabilitas permainan sekaligus memanfaatkan chemistry yang telah terbentuk di dalam tim.
Nama-nama berpengalaman seperti Andakara Prastawa, Derrick Michael, Rio Disi, Reza Guntara, Hendrick Yonga, Yudha Saputera, hingga Pandu Wiguna kembali mendapat panggilan. Kehadiran mereka di harapkan mampu menjadi penggerak utama permainan Garuda selama menjalani persiapan maupun saat bertanding.
Selain itu, Singleton juga memasukkan pemain naturalisasi Anthony Beane dan Dame Diagne ke dalam daftar pemain. Keduanya di harapkan dapat menambah kualitas permainan Indonesia, terutama dalam menghadapi lawan-lawan yang memiliki postur dan pengalaman bertanding di level Asia.
Sementara itu, perhatian juga tertuju kepada Jayden Newell. Pemain diaspora yang sebelumnya memperkuat Timnas Basket Indonesia U-18 tersebut memperoleh kesempatan mengikuti pemusatan latihan bersama skuad senior. Kesempatan ini menjadi langkah penting dalam proses regenerasi pemain nasional sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi pemain muda berbakat.
Fokus Menghadapi Pra Kualifikasi Piala FIBA Asia 2029
Pra Kualifikasi Piala FIBA Asia 2029 menjadi target utama Timnas Basket Indonesia dalam beberapa pekan ke depan. Turnamen tersebut berlangsung pada 24 Agustus hingga 1 September 2026 di Seremban, Malaysia.
Indonesia bergabung di Grup C bersama Malaysia sebagai tuan rumah, Hong Kong, dan Singapura. Persaingan di grup ini di prediksi berlangsung ketat karena setiap tim memiliki peluang untuk melaju ke fase berikutnya.
Berdasarkan jadwal pertandingan yang dipublikasikan melalui media sosial resmi Piala FIBA Asia, Indonesia akan membuka perjalanan dengan menghadapi Singapura pada 28 Agustus 2026. Laga pertama tersebut menjadi kesempatan penting untuk meraih kemenangan sekaligus membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Selanjutnya, skuad Garuda akan berhadapan dengan Hong Kong pada 30 Agustus. Pertandingan ini di perkirakan menjadi salah satu ujian terberat karena Hong Kong memiliki pengalaman tampil dalam berbagai kompetisi basket tingkat Asia. Oleh sebab itu, Timnas Basket Indonesia harus tampil disiplin, efektif, dan konsisten sepanjang pertandingan.
Setelah menghadapi Hong Kong, Indonesia akan menutup fase grup dengan melawan Malaysia pada 31 Agustus. Duel ini di pastikan menyita perhatian karena kedua negara memiliki rivalitas panjang dalam berbagai ajang basket regional. Selain memperebutkan poin penting, pertandingan tersebut juga menjadi ajang pembuktian kekuatan masing-masing tim.

Timnas basket Indonesia menelan kekalahan 56-73 dari Thailand dalam Window 1 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 pada Kamis (22/2/2024).
Kombinasi Pengalaman dan Regenerasi
Komposisi pemain yang di pilih David Singleton memperlihatkan keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi. Kehadiran pemain senior memberikan stabilitas serta kepemimpinan di lapangan. Di sisi lain, masuknya pemain muda membuka peluang lahirnya generasi baru yang siap memperkuat Timnas Basket Indonesia dalam jangka panjang.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa proses pembangunan tim tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek. Tim pelatih juga berupaya menyiapkan fondasi yang lebih kuat agar Indonesia mampu bersaing secara konsisten pada kompetisi internasional di masa mendatang.
Dengan waktu persiapan yang tersedia, seluruh pemain di harapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat koordinasi antarlini. Kekompakan menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi lawan-lawan yang memiliki karakter permainan berbeda di Grup C.
Daftar 17 Pemain Timnas Basket Indonesia
David Singleton memanggil 17 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan, yaitu:
- Ali Bagir
- Andakara Prastawa
- Rio Disi
- Hendrick Yonga
- Derrick Michael
- Reza Guntara
- Fhirdan Guntara
- Yudha Saputera
- Pandu Wiguna
- Dio Tirta
- Daffa Dhoifullah
- Abraham Wenas
- Antoni Erga
- Kelvin Sanjaya
- Anthony Beane
- Dame Diagne
- Jayden Newell
Pelatih: David Singleton.
Dengan kombinasi pemain senior, pemain naturalisasi, serta talenta muda, Timnas Basket Indonesia memiliki modal yang cukup menjanjikan untuk menghadapi Pra Kualifikasi Piala FIBA Asia 2029. Pemusatan latihan di Dewa United Arena menjadi tahap krusial untuk mematangkan strategi, meningkatkan kualitas permainan, dan membangun kekompakan tim sebelum bertarung di Malaysia. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, skuad Garuda memiliki peluang untuk memberikan performa terbaik dan bersaing memperebutkan hasil positif sepanjang fase grup.