Pelita Jaya – Persaingan semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2026 menghadirkan tekanan besar bagi Dewa United Banten. Tim yang dijuluki Anak Dewa itu menghadapi situasi sulit setelah Pelita Jaya unggul 2-1 dalam seri best-of-five. Meski begitu, Dewa United tetap menatap peluang lolos ke final dengan semangat penuh dan keyakinan tinggi.
Dewa United kini menyiapkan strategi baru untuk menghadapi dua laga tersisa. Mereka menargetkan kemenangan pada pertandingan keempat agar peluang menuju partai puncak tetap hidup. Pemain senior Dio Tirta Saputra menegaskan bahwa seluruh tim membawa tekad kuat untuk membalikkan keadaan.
“Kami masih punya satu kesempatan penting. Kami semua siap tampil habis-habisan agar seri ini berlanjut sampai laga kelima,” ujar Dio di Tangerang, Jumat (12/6).
Pelita Jaya Perkuat Dominasi dalam Seri Semifinal
Pelita Jaya menunjukkan performa konsisten sepanjang seri semifinal. Mereka menekan Dewa United sejak awal dan berhasil mengamankan dua kemenangan penting. Hasil itu membuat Pelita Jaya unggul 2-1 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melangkah ke final IBL 2026.
Pada laga ketiga, Pelita Jaya menampilkan permainan agresif yang menyulitkan Dewa United. Tim asal Jakarta itu mengontrol ritme permainan dan memaksimalkan setiap peluang untuk mencetak poin. Sementara itu, Dewa United berusaha mengejar ketertinggalan tetapi gagal menjaga konsistensi hingga akhir pertandingan.
Hasil tersebut membuat Dewa United harus bekerja lebih keras pada laga berikutnya. Tekanan meningkat karena satu kekalahan lagi akan langsung menghentikan langkah mereka di semifinal.
Dewa United Fokus Perbaiki Kesalahan dan Bangkit
Dewa United langsung melakukan evaluasi setelah kekalahan di laga ketiga. Pelatih dan pemain membahas kesalahan teknis, transisi bertahan, serta efektivitas serangan. Mereka menargetkan perbaikan cepat agar bisa tampil lebih tajam pada pertandingan keempat.
Dio Tirta Saputra menegaskan bahwa timnya tidak ingin larut dalam kekecewaan. Ia mengajak rekan setim untuk menjaga fokus dan energi positif menjelang laga penentuan.
“Kami harus tetap fokus pada pertandingan berikutnya. Kami belajar dari kesalahan dan langsung menyiapkan diri untuk tampil lebih baik,” kata Dio.
Selain itu, ia juga menyoroti dinamika pertandingan yang melibatkan protes terhadap keputusan wasit. Menurutnya, tim perlu menjaga emosi dan tetap mengutamakan permainan disiplin agar tidak kehilangan momentum.

Pebasket Pelita Jaya Jakarta Agassi Yeshe Goantara (tengah) melewati pebasket Dewa United Banten Troy Akeem Gillenwater (kiri) dan Dio Tirta Saputra (kanan) pada pertandingan ketiga semifinal Indonesian Basketball League (IBL) di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2026). Pelita Jaya Jakarta mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 84-83.
Laga Keempat Jadi Penentu Nasib Dewa United Banten
Dewa United Banten akan menghadapi Pelita Jaya pada laga keempat di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Sabtu. Pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi Anak Dewa. Kemenangan akan memaksa seri berlanjut ke laga kelima, sedangkan kekalahan akan langsung menghentikan perjalanan mereka di IBL 2026.
Tim tuan rumah berupaya memanfaatkan dukungan suporter untuk meningkatkan performa. Atmosfer kandang memberi dorongan tambahan bagi pemain untuk tampil lebih agresif sejak awal kuarter pertama. Pelatih juga menyiapkan rotasi pemain agar energi tim tetap stabil sepanjang pertandingan.
Dewa United menargetkan start cepat dalam laga keempat. Mereka ingin menekan Pelita Jaya sejak menit awal agar lawan kehilangan ritme permainan. Strategi ini menjadi salah satu fokus utama dalam sesi persiapan terakhir.
Peluang Lolos Final Masih Terbuka
Meski tertinggal dalam seri, Dewa United masih memiliki peluang untuk lolos ke final IBL 2026. Dua kemenangan beruntun akan membawa mereka ke partai puncak melawan Bogor Hornbills, yang sudah menunggu sebagai finalis.
Situasi ini membuat laga keempat dan kelima (jika terjadi) menjadi sorotan besar dalam semifinal IBL musim ini. Dewa United membawa motivasi besar untuk menciptakan comeback dan menjaga status mereka sebagai salah satu tim terkuat setelah menjuarai IBL 2025.
Pelita Jaya tetap menjadi lawan berat yang memiliki pengalaman dan konsistensi tinggi. Namun Dewa United percaya diri bisa membalikkan situasi jika mereka bermain disiplin, agresif, dan efektif dalam setiap possession.
Semifinal ini masih menyimpan potensi drama besar. Dewa United Banten dan Pelita Jaya sama-sama membawa ambisi kuat, dan setiap detik pertandingan berikutnya akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke final IBL 2026.