Liverpool – kembali menunjukkan performa impresif dalam lanjutan Liga Inggris musim ini dengan mengalahkan West Ham United 5-2, Sabtu (28/2), di Stadion Anfield. Kemenangan ini menegaskan kekuatan ofensif The Reds, sekaligus memberikan tekanan pada tim-tim pesaing di papan atas klasemen Liga Inggris.

Sejak awal laga, Liverpool langsung mengambil kendali pertandingan. Tekanan tinggi dan penguasaan bola yang dominan membuat West Ham kesulitan membangun serangan. Hasilnya, The Reds berhasil unggul tiga gol tanpa balas pada babak pertama, menunjukkan dominasi yang jelas di kandang sendiri.

Babak Pertama: Liverpool Unggul Tiga Gol

Gol cepat Liverpool datang pada menit kelima melalui Hugo Ekitike. Pemain asal Prancis ini memanfaatkan umpan matang dari Ryan Gravenberch untuk menaklukkan kiper West Ham dan membawa tuan rumah memimpin 1-0. Gol ini sekaligus menjadi awal bagi dominasi Liverpool sepanjang babak pertama.

Keunggulan Liverpool bertambah pada menit ke-22 ketika Virgil van Dijk menyambut umpan Szoboszlai dengan sundulan presisi. Gol ini sempat menjadi sorotan karena wasit melakukan pemeriksaan VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran Joe Gomez terhadap kiper West Ham. Setelah melalui proses pemeriksaan, gol Van Dijk tetap sah, menegaskan keunggulan Liverpool menjadi 2-0.

Menjelang akhir babak pertama, Alexis Mac Allister menutup paruh pertama dengan gol spektakuler pada menit ke-43. Tembakan volinya tak mampu di halau kiper West Ham, sehingga skor menjadi 3-0. Keunggulan ini bertahan hingga turun minum, memberikan Liverpool momentum positif untuk menghadapi babak kedua.

Babak Kedua: West Ham Berusaha Bangkit, Liverpool Tetap Terkendali

Memasuki babak kedua, West Ham mencoba memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-49, Toumas Soucek berhasil menyontek bola dari jarak dekat setelah Liverpool lengah, membuat skor menjadi 3-1. Gol ini memberikan sedikit harapan bagi tim tamu, tetapi pertahanan Liverpool yang solid tetap sulit di tembus.

Liverpool kembali meningkatkan intensitas serangan, dan pada menit ke-70, Cody Gakpo berhasil mencetak gol keempat. Gol ini menegaskan keunggulan tuan rumah menjadi 4-1, sekaligus menekan West Ham untuk bermain lebih agresif. Namun, tekanan tersebut justru membuat West Ham rentan terhadap serangan balik cepat Liverpool.

Beberapa menit kemudian, West Ham sempat menambah gol melalui sundulan Valentin Castellanos dari sepak pojok, menjadikan skor 4-2. Meski sempat memberi sedikit harapan, gol ini tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.

Liverpool menutup pesta gol mereka pada menit ke-82 melalui gol bunuh diri Axel Disasi. Kesalahan pemain West Ham ini menambah keunggulan Liverpool menjadi 5-2, dan skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

Liverpool kalahkan West Ham 5-2 di Anfield

Kemenangan dominan Liverpool 5-2 atas West Ham di Anfield, lanjutan Liga Inggris 2026.

Susunan Pemain dan Formasi

Liverpool (4-2-3-1):
Alisson (G), Joe Gomez, Virgil van Dijk, Konate, Kerkez, Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Mohamed Salah, Cody Gakpo, Hugo Ekitike, Ryan Gravenberch.

West Ham United (4-2-3-1):
Hermansen M (G), Wan-Bissaka, Mavropanos, Axel Disasi, Diouf, Fernandes, Magassa, Bowen, Toumas Soucek, Summerville, Valentin Castellanos.

Analisis Kemenangan Liverpool

Kemenangan 5-2 ini menunjukkan efektivitas serangan Liverpool yang tinggi. Pemain depan The Reds tampil agresif, sementara lini tengah mampu menciptakan peluang secara konsisten. Kerjasama antar lini, pemanfaatan set-piece, serta koordinasi serangan cepat membuat Liverpool sulit di hentikan.

Selain itu, pertahanan yang solid dan disiplin juga menjadi faktor penting. Meski sempat kebobolan dua gol, Liverpool mampu mengendalikan ritme permainan dan memaksimalkan peluang untuk menambah gol. Gol bunuh diri Disasi menambah bukti dominasi Liverpool dalam pertandingan ini.

Sementara West Ham perlu melakukan evaluasi. Konsistensi lini belakang, penguasaan bola, dan transisi dari bertahan ke menyerang harus di perbaiki agar mampu bersaing di Liga Inggris. Kekalahan ini menyoroti betapa pentingnya disiplin defensif dan koordinasi tim dalam menghadapi tim papan atas seperti Liverpool.

Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Liverpool tetapi juga menjadi sinyal bahwa tim besutan manajer Jürgen Klopp masih menjadi salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.