Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang tidak terpisahkan dari latar belakang budaya dan geografisnya. Setiap daerah menghadirkan karakter rasa yang berbeda, mulai dari penggunaan rempah, teknik memasak, hingga filosofi penyajiannya. Oleh karena itu, kuliner tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Travel + Leisure Co menghadirkan program Wyndham Culinary Journey. Program ini di rancang sebagai pengalaman bersantap yang mengangkat ragam kuliner Nusantara di sejumlah properti hotel Wyndham di Indonesia. Melalui inisiatif ini, tamu di ajak menjelajahi cita rasa lintas daerah dalam satu rangkaian menu tematik.

Komitmen Wyndham dalam Mengangkat Kuliner Lokal

Wyndham Culinary Journey resmi di perkenalkan di Wyndham Casablanca Jakarta pada awal Januari. Program ini menghadirkan sepuluh menu khusus yang terinspirasi dari kuliner daerah tempat hotel Wyndham beroperasi, seperti Jakarta, Palembang, Surabaya, dan Bali. Dengan demikian, pengalaman menginap tidak hanya berfokus pada akomodasi, tetapi juga pada eksplorasi rasa.

Selain itu, makanan di posisikan sebagai medium penghubung antarbudaya. Setiap hidangan di rancang untuk menghadirkan kesan hangat dan akrab. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman bersantap yang berkesan sekaligus bermakna bagi para tamu.

Representasi Kuliner Jakarta yang Kaya Rasa

Sebagai pembuka, Wyndham Casablanca Jakarta menghadirkan buntut bakar maranggi. Hidangan ini di olah melalui proses pemanggangan perlahan sehingga menghasilkan tekstur daging yang empuk. Selanjutnya, buntut di sajikan dengan kuah kaldu kental yang gurih dan aromatik, memperkuat karakter rasa.

Di sisi lain, sajian sari laut bakar dengan sambal dabu-dabu memberikan kontras rasa yang menarik. Aneka seafood seperti ikan, udang, dan cumi menghadirkan rasa gurih alami. Kemudian, sambal dabu-dabu menambahkan sensasi pedas, asam, dan segar yang seimbang. Perpaduan ini mencerminkan dinamika rasa khas masakan perkotaan.

Cita Rasa Palembang yang Aromatik dan Autentik

Beranjak ke Sumatera Selatan, Wyndham Opi Hotel Palembang menyuguhkan nasi minyak iga bakar. Nasi di masak menggunakan minyak samin dan rempah khas, sehingga menghasilkan aroma yang kuat. Sementara itu, iga bakar di sajikan dengan saus sambal nanas untuk memberikan sentuhan segar.

Selain menu tersebut, laksan turut menjadi representasi kuliner Palembang. Olahan ikan tenggiri dan sagu ini di sajikan dengan kuah santan yang gurih dan lembut. Sedikit rasa pedas memperkaya cita rasa tanpa menghilangkan karakter aslinya. Dengan demikian, kekayaan kuliner berbasis ikan dapat di nikmati secara optimal.

Menelusuri Keberagaman Kuliner Nusantara melalui Wyndham Culinary Journey

Berbagai kuliner daerah dalam Wyndham Culinary Journey.

Inovasi Kuliner Bali Berbasis Tradisi

Selanjutnya, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali menghadirkan bebek goreng jivva. Bebek diungkep dengan bumbu kuning, lalu digoreng hingga renyah. Hidangan ini di lengkapi urap sayuran, sambal goreng, dan sambal matah yang segar. Kombinasi tersebut menghasilkan lapisan rasa yang kompleks namun tetap harmonis.

Tidak hanya itu, resor ini juga menyajikan sup miso moringa sebagai bentuk inovasi. Sup ini memadukan teknik Jepang dengan bahan lokal berupa daun kelor. Teksturnya lembut, rasanya umami, serta bernilai gizi tinggi. Kehadiran hidangan ini menunjukkan fleksibilitas kuliner lokal dalam konteks global.

Sementara itu, Wyndham Garden Kuta Beach Bali menyajikan ikan kakap sambal matah. Ikan dimarinasi dan dikukus sebelum di sajikan. Selain itu, paha kambing bakar dengan saus manis-gurih turut melengkapi menu khas Bali Selatan.

Kekhasan Jawa Timur dalam Sajian Klasik

Dari Jawa Timur, Wyndham Surabaya City Centre menghadirkan rawon yang dipadukan dengan misoa. Inovasi ini tetap mempertahankan cita rasa kluwek yang khas. Kuahnya gurih dan kaya, namun terasa lebih ringan.

Sebagai pelengkap, tahu campur turut disajikan. Kuah berbasis petis memberikan rasa segar dan gurih. Isian daging, lentho, mi kuning, dan sayuran menciptakan keseimbangan tekstur dalam satu sajian.

Kuliner sebagai Media Pengalaman Budaya

Secara keseluruhan, Wyndham Culinary Journey menghadirkan keberagaman kuliner Indonesia dalam satu pengalaman bersantap. Setiap menu merepresentasikan daerah asalnya tanpa kehilangan identitas. Dengan demikian, program ini berfungsi sebagai media pengenalan budaya melalui rasa.

Melalui pendekatan tersebut, Travel + Leisure Co menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman yang hangat dan berkesan. Bagi tamu yang tertarik, reservasi di masing-masing properti Wyndham di sarankan agar pengalaman kuliner dapat di nikmati secara optimal.