Turnamen Malaysia Open 2026 memasuki fase krusial. Dengan di gelarnya babak semifinal yang mempertemukan para pemain terbaik dunia. Indonesia masih menjaga asa meraih gelar melalui dua wakil yang sukses melangkah ke empat besar, yakni Jonatan Christie di sektor tunggal putra serta pasangan ganda putra Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri. Kedua wakil Merah Putih tersebut di jadwalkan bertanding pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Babak semifinal ini menjadi penentu apakah Indonesia mampu menambah catatan prestasi di salah satu turnamen pembuka musim paling prestisius dalam kalender BWF World Tour.
Tantangan Berat Jonatan Christie di Tunggal Putra
Jonatan Christie akan tampil di sektor tunggal putra dengan menghadapi unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Laga ini di prediksi berlangsung sengit mengingat keduanya memiliki sejarah pertemuan yang panjang dan sarat rivalitas. Semifinal Malaysia Open 2026 akan menjadi duel ke-15 antara Jonatan dan Kunlavut sejak pertama kali bertemu di All England 2021.
Secara statistik pertemuan, Jonatan masih unggul dengan delapan kemenangan di banding enam kemenangan milik Kunlavut. Namun, performa terkini menunjukkan tantangan besar bagi wakil Indonesia tersebut. Sepanjang musim 2025, Jonatan hanya mencatat satu kemenangan dari empat pertemuan terakhir melawan Kunlavut. Dua kekalahan terbaru bahkan terjadi di ajang bergengsi, yakni Kejuaraan Dunia dan World Tour Finals.
Kondisi ini menuntut Jonatan untuk tampil lebih disiplin, terutama dalam menjaga konsistensi reli panjang dan meminimalkan kesalahan sendiri. Pengalaman serta mental bertanding di level elite di harapkan menjadi modal penting bagi Jonatan untuk membalikkan tren negatif dan mengamankan tiket ke partai final.

Jonatan Christie
Fajar/Fikri Hadapi Ujian Tuan Rumah di Ganda Putra
Di sektor ganda putra, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi tantangan berat dari pasangan tuan rumah Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik. Pertandingan ini menjadi sorotan tersendiri karena mempertemukan dua pasangan dengan gaya permainan cepat dan agresif.
Fajar/Fikri memiliki catatan pertemuan yang cukup berimbang melawan Chia/Soh. Dari tiga pertemuan sebelumnya, pasangan Indonesia meraih dua kemenangan dan satu kekalahan. Namun, kekalahan tersebut terjadi pada pertemuan terakhir di fase grup World Tour Finals, di mana laga berlangsung ketat hingga tiga gim.
Faktor dukungan publik tuan rumah tentu akan menjadi tantangan tambahan bagi Fajar/Fikri. Meski demikian, pengalaman Fajar yang sudah lama tampil di turnamen level atas serta solidnya kombinasi dengan Fikri di harapkan mampu menjaga stabilitas permainan. Konsistensi servis, kecepatan rotasi, dan ketahanan fisik akan menjadi kunci dalam laga semifinal ini.
Rekam Jejak Indonesia di Malaysia Open
Dalam enam edisi terakhir Malaysia Open sejak 2018—dengan catatan turnamen tahun 2020 dan 2021 ditiadakan akibat pandemi COVID-19—Indonesia baru dua kali berhasil meraih gelar juara. Prestasi tersebut di raih oleh pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhan pada 2022 serta ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada 2023.
Fakta ini menunjukkan bahwa Malaysia Open bukanlah turnamen yang mudah bagi wakil Indonesia. Persaingan ketat, atmosfer arena yang intens, serta kualitas lawan yang merata menjadikan setiap kemenangan sangat bernilai.
Jadwal dan Harapan Menuju Laga Puncak
Seluruh rangkaian semifinal Malaysia Open 2026 akan di mulai pukul 10.00 waktu setempat atau 11.00 WIB. Jonatan Christie di jadwalkan tampil lebih awal, di susul pertandingan Fajar/Fikri pada sesi berikutnya.
Dengan dua wakil yang masih bertahan. Harapan publik bulu tangkis Indonesia kembali menguat. Performa maksimal, fokus penuh, serta strategi yang tepat akan menjadi faktor penentu apakah Indonesia mampu mengirimkan wakil ke babak final dan membuka peluang meraih gelar juara di Malaysia Open 2026.