Ismaya Group – Perkembangan olahraga padel di Indonesia saat ini menunjukkan tren yang semakin menjanjikan. Seiring dengan meningkatnya popularitas olahraga ini di berbagai kota besar, harapan untuk melihat atlet nasional bersaing di level dunia pun kian menguat. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, khususnya sektor swasta, menjadi faktor penting dalam mempercepat kemajuan tersebut.
Dalam konteks inilah, Ismaya Group mengambil langkah strategis. Sebagai perusahaan gaya hidup asal Indonesia, Ismaya tidak hanya berfokus pada industri hiburan dan kuliner, tetapi juga secara konsisten memperluas kontribusinya di bidang olahraga. Dengan demikian, komitmen terhadap pengembangan padel nasional menjadi bagian dari visi jangka panjang perusahaan.
Kolaborasi Global Jadi Tonggak Baru
Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, Ismaya Group secara resmi menjalin kemitraan global dengan salah satu bintang padel dunia, Tolito Aguirre. Melalui kerja sama ini, logo Ismaya Group akan terpampang di jersey resmi Tolito sepanjang musim kompetisi 2026.
Lebih lanjut, penampilan logo tersebut akan terlihat dalam berbagai turnamen internasional bergengsi. Di antaranya adalah rangkaian kompetisi Premier Padel serta turnamen yang berada di bawah naungan FIP. Dengan demikian, eksistensi Indonesia akan semakin di kenal di panggung padel dunia.
Tidak hanya sebatas promosi merek, kehadiran logo tersebut juga menjadi simbol meningkatnya partisipasi Indonesia dalam ekosistem padel global. Selain itu, kolaborasi ini di harapkan mampu membuka peluang transfer pengalaman dan wawasan dari atlet kelas dunia kepada komunitas padel nasional.
Momentum Kunjungan yang Menginspirasi
Sebelumnya, kemitraan ini juga diperkuat oleh kunjungan Tolito Aguirre ke Jakarta. Kehadirannya menjadi sorotan dalam ajang SPH Superstar Series yang digelar di Social Padel House Setiabudi pada 24–25 Januari 2026.
Pada kesempatan tersebut, Tolito tidak hanya tampil sebagai atlet tamu, melainkan juga berbagi lapangan dengan sejumlah pemain profesional terbaik Asia. Bahkan, ia bertanding bersama tiga juara Asia Pacific Padel Tour serta atlet Indonesia dengan peringkat tertinggi, termasuk peraih medali perunggu Tim Nasional Indonesia di FIP Asia Cup. Oleh sebab itu, momen tersebut di nilai sebagai ajang pembelajaran sekaligus inspirasi bagi perkembangan padel nasional.
Dalam keterangan resminya pada Senin (2/3/2026), Tolito menyampaikan kebanggaannya dapat mewakili Ismaya Group dan Social Padel House dalam berbagai kompetisi dunia. Selain itu, ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan dan ambisi padel di Indonesia. Dengan kata lain, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama profesional, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan bersama membangun masa depan olahraga padel.

Atlet padel internasional, Tolito Aguirre
Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem
Sementara itu, Managing Partner dan Founder Ismaya Group, Christian Rijanto, menegaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya berorientasi pada visibilitas global. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem padel yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.
Menurutnya, Tolito merepresentasikan kreativitas, semangat, serta energi global yang menjadi wajah padel modern saat ini. Oleh karena itu, kolaborasi ini di harapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang serius dalam mengembangkan olahraga tersebut.
Di sisi lain, Ismaya juga terus memperluas perannya melalui Social Padel House. Konsep ini mengintegrasikan unsur sport, culture, wellness, dan lifestyle dalam satu ekosistem terpadu. Dengan pendekatan tersebut, pengembangan padel tidak hanya berfokus pada kompetisi, melainkan juga pada pembentukan komunitas dan gaya hidup sehat.
Menuju Kompetitor Serius di Panggung Dunia
Secara keseluruhan, langkah Ismaya Group menggandeng Tolito Aguirre menjadi indikator bahwa perkembangan padel Indonesia bergerak ke arah yang lebih terstruktur. Tidak hanya dari sisi fasilitas dan jumlah pemain, tetapi juga dari aspek kolaborasi internasional dan strategi branding global.
Ke depan, sinergi antara sektor swasta, atlet profesional, dan komunitas di harapkan mampu mempercepat pencapaian prestasi. Dengan demikian, Indonesia tidak sekadar menjadi pasar berkembang bagi olahraga padel, melainkan juga bertransformasi menjadi kompetitor serius di panggung dunia.