Manchester City menghadapi kabar buruk setelah laga imbang 1-1 melawan Chelsea. Dalam pertandingan tersebut, Josko Gvardiol mengalami cedera serius yang bisa mengakhiri musimnya lebih cepat. Bek asal Kroasia ini harus ditarik keluar di awal babak kedua. Di saat yang sama, Ruben Dias juga tidak mampu menyelesaikan pertandingan karena masalah fisik.
Krisis lini belakang kini semakin terasa. John Stones sebelumnya sudah menepi akibat cedera. Awalnya, cedera Gvardiol tampak ringan, dan ia masih bisa berjalan keluar lapangan. Namun, laporan medis klub menunjukkan fakta mengejutkan.
Diagnosis Cedera dan Dampaknya
Manchester City mengonfirmasi Gvardiol mengalami patah tulang tibia. Cedera ini tergolong berat dan membutuhkan perawatan intensif. Pemulihan di perkirakan akan memakan waktu lama, apalagi di tengah jadwal padat musim ini.
Klub menyebut Gvardiol akan segera menjalani operasi. Penilaian medis masih berlangsung, tetapi kemungkinan ia kembali sebelum musim berakhir sangat kecil. Memulihkan kondisi secara penuh dalam lima bulan jelas menjadi tantangan besar.
Ancaman bagi Tim dan Pemain
Cedera ini tidak hanya memengaruhi target Man City di Liga Primer Inggris, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi Gvardiol sendiri. Piala Dunia sudah dekat, dan Kroasia di jadwalkan menghadapi Inggris, Panama, dan Ghana di fase grup.
Proses pemulihan cedera tulang di level elite terbukti rumit. Pengalaman sebelumnya dengan pemain seperti Alexander Isak menunjukkan bahwa waktu sembuh bisa lama. Hal ini membuat peluang Gvardiol tampil di turnamen besar menjadi tidak pasti.

Josko Gvardiol Pemain Bola Club Manchester City.
Krisis Lini Belakang yang Terus Berlanjut
Masalah bek tengah tidak berhenti pada Gvardiol. Ruben Dias saat ini menjalani pemeriksaan lanjutan terkait cedera otot, sementara John Stones masih belum fit. Dengan Manuel Akanji di pinjamkan ke Serie A, pilihan Pep Guardiola semakin terbatas.
Saat ini, hanya Nathan Ake dan Abdukodir Khusanov yang siap bermain. Meski begitu, menit bermain Ake harus di batasi untuk menjaga kondisi fisik. Sebagai langkah darurat, klub memanggil kembali Max Alleyne dari Watford. Bek muda berusia 20 tahun ini bermain reguler di Championship, tetapi belum pernah merasakan pertandingan tim utama Manchester City.
Langkah Darurat Transfer
Situasi ini memaksa Man City mempertimbangkan belanja bek tengah pada bursa Januari. Salah satu target utama adalah Marc Guehi, kapten Crystal Palace yang kontraknya akan habis akhir musim. Kondisi ini membuat Palace berada dalam posisi sulit.
Awalnya, Man City masih menunggu perkembangan cedera Gvardiol dan Dias. Namun, dengan cedera yang serius, langkah cepat tampaknya tak bisa di hindari. Tanpa tambahan bek berkualitas, risiko menjalani paruh kedua musim dengan stok bek minim menjadi nyata. Kini, fokus tim terbagi antara memperkuat lini serang dan menjaga pertahanan tetap solid.
Cedera Gvardiol menjadi pengingat bahwa kedalaman skuad sangat penting di level elite. Manchester City harus bergerak cepat untuk memastikan lini belakang tetap kompetitif, terutama menjelang fase krusial musim ini. Dengan strategi yang tepat, mereka masih memiliki peluang untuk menjaga ambisi gelar Liga Primer Inggris tetap hidup.