Manajer Arsenal Mikel Arteta, memberikan apresiasi besar kepada Declan Rice usai kemenangan dramatis 3-2 atas Bournemouth di Liga Inggris. Hasil tersebut tidak hanya penting secara matematis, tetapi juga menegaskan peran sentral Rice dalam skema permainan Arsenal musim ini.

Menurut Arteta, performa gelandang Timnas Inggris itu mencerminkan kualitas kelas dunia. Ia menilai Rice terus menunjukkan perkembangan signifikan dan semakin berpengaruh dalam setiap pertandingan besar.

Awal Pertandingan yang Mengejutkan Arsenal

Sejak peluit awal di bunyikan, pertandingan berlangsung intens. Namun, Arsenal justru harus menerima kenyataan pahit lebih dulu. Kesalahan distribusi bola dari Gabriel Magalhaes membuka peluang bagi Evanilson. Kesempatan tersebut di manfaatkan secara maksimal dan berbuah gol cepat bagi Bournemouth.

Meski demikian, respons Arsenal terbilang cepat dan terukur. Tekanan demi tekanan di lancarkan ke lini pertahanan lawan. Hasilnya, Gabriel mampu menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang. Situasi ini mengubah momentum pertandingan dan mengembalikan kepercayaan diri tuan rumah.

Dominasi Lini Tengah Jadi Kunci Permainan

Memasuki babak kedua, Arsenal tampil lebih agresif. Aliran bola menjadi lebih rapi dan tempo permainan dapat di kendalikan. Pada fase inilah peran Declan Rice terlihat sangat dominan.

Rice tidak hanya kuat dalam duel fisik. Ia juga cerdas dalam membaca permainan. Selain itu, kontribusinya dalam membantu serangan menjadi faktor pembeda. Dua gol yang di cetaknya lahir dari posisi dan timing yang tepat. Hal tersebut menegaskan evolusi perannya sebagai gelandang modern.

Kerja sama Rice dengan Martin Zubimendi turut memperkuat lini tengah Arsenal. Keduanya mampu menutup ruang gerak lawan sekaligus menjaga keseimbangan tim. Akibatnya, Bournemouth kesulitan mengembangkan permainan pada sebagian besar babak kedua.

Declan Rice merayakan gol untuk Arsenal saat melawan Bournemouth di Premier League

Sumber Gambar Dari (Google)

Tekanan Akhir dan Mentalitas Tim

Walau Arsenal sempat unggul nyaman, pertandingan belum sepenuhnya aman. Bournemouth kembali memberi tekanan menjelang akhir laga. Gol spektakuler dari Junior Kroupi membuat jarak skor kembali menipis.

Situasi tersebut menguji mental para pemain Arsenal. Namun, pengalaman dan kedisiplinan tim berbicara. Lini pertahanan tetap solid. Lini tengah bekerja keras menjaga ritme. Hingga akhirnya, Arsenal mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir.

Arteta Tegaskan Status Rice sebagai Pemain Kunci

Usai laga, Arteta kembali menegaskan pandangannya tentang Rice. Baginya, sang gelandang pantas di sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini. Ia memuji etos kerja, ambisi, serta keinginan Rice untuk terus berkembang.

Arteta juga menyoroti keputusan Rice untuk tampil meski baru pulih dari cedera lutut. Sebelumnya, pemain tersebut harus absen saat menghadapi Aston Villa. Namun, dalam laga ini, Rice justru tampil penuh determinasi dan memberikan dampak besar.

Menurut Arteta, sikap tersebut menjadi pesan kuat bagi seluruh skuad. Komitmen, pengorbanan, dan mental juara dinilai sebagai fondasi penting dalam perjalanan Arsenal musim ini.

Dampak Besar bagi Persaingan Papan Atas

Kemenangan atas Bournemouth membawa Arsenal unggul enam poin atas Manchester City di puncak klasemen Premier League. Posisi tersebut semakin mengukuhkan Arsenal sebagai kandidat kuat peraih gelar.

Lebih dari sekadar hasil, performa Rice mencerminkan stabilitas tim secara keseluruhan. Dengan konsistensi seperti ini, Arsenal memiliki modal besar untuk menjaga momentum hingga akhir musim.