VR46 Racing Team kembali memasang ambisi besar menjelang bergulirnya MotoGP 2026. Tim balap milik legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, telah cukup lama mengalami puasa kemenangan di kelas premier. Kondisi ini mendorong manajemen tim untuk menetapkan target baru yang lebih tegas, yakni kembali meraih kemenangan dan bersaing di barisan terdepan.

Memasuki musim kelima keikutsertaan mereka di ajang MotoGP, VR46 Racing Team menyadari bahwa konsistensi dan daya saing harus terus di tingkatkan. Meski mampu bertahan sebagai salah satu tim papan atas, absennya kemenangan dalam beberapa musim terakhir menjadi catatan penting yang ingin segera di perbaiki.

Perjalanan VR46 Racing Team di MotoGP

Sejak debut di kelas utama MotoGP, VR46 Racing Team di kenal sebagai tim satelit Ducati yang memiliki pendekatan profesional dan pembinaan pebalap yang kuat. Namun, hingga kini, total kemenangan yang berhasil di raih tim tersebut masih terbilang terbatas. Seluruh kemenangan VR46 di MotoGP sejauh ini di persembahkan oleh Marco Bezzecchi, mantan pebalap andalan mereka.

Kemenangan terakhir yang di raih tim terjadi pada Grand Prix India 2023. Setelah itu, VR46 harus menjalani hampir 50 seri balapan tanpa kembali naik ke podium tertinggi. Meski demikian, performa tim secara keseluruhan tetap kompetitif, dengan beberapa podium dan posisi klasemen yang cukup solid.

Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli Jadi Tumpuan

Untuk MotoGP 2026, VR46 Racing Team masih mempercayakan dua nama utama sebagai tulang punggung tim, yakni Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli. Keduanya di harapkan mampu mengonversi potensi yang dimiliki menjadi hasil maksimal di lintasan.

Di Giannantonio di kenal sebagai pebalap dengan gaya balap agresif dan kemampuan adaptasi yang baik, sementara Morbidelli membawa pengalaman panjang serta kedewasaan dalam membaca balapan. Kombinasi ini di yakini dapat menjadi modal penting bagi VR46 dalam upaya kembali meraih kemenangan.

Manajemen tim menuntut kedua pebalap tersebut untuk tampil lebih konsisten sepanjang musim, tidak hanya bersaing di papan atas, tetapi juga mampu memaksimalkan peluang saat kondisi balapan mendukung.

Pembalap MotoGP Valentino Rosi

Target Valentino Rossi Jelang MotoGP 2026

Valentino Rossi secara terbuka menyampaikan bahwa kemenangan menjadi target utama VR46 Racing Team di MotoGP 2026. Menurutnya, meski podium merupakan pencapaian yang patut di apresiasi, finis di posisi terdepan tetap memiliki nilai yang jauh lebih istimewa.

Rossi menegaskan bahwa timnya pernah membuktikan kemampuan tersebut di masa lalu. Oleh karena itu, target untuk kembali merasakan kemenangan di anggap realistis, meski tantangan yang di hadapi semakin besar seiring meningkatnya kualitas persaingan di MotoGP.

Tantangan Konsistensi dan Ketatnya Persaingan

Salah satu kendala utama yang di ungkapkan Rossi adalah sulitnya menjaga performa optimal di setiap lintasan. MotoGP saat ini dinilai memiliki level kompetisi yang sangat tinggi, dengan selisih performa antar pebalap dan tim yang semakin tipis.

Dalam beberapa seri, VR46 mampu tampil kompetitif dengan motor yang kencang dan setelan yang sesuai. Namun, di seri berikutnya, kondisi serupa belum tentu menghasilkan performa yang sama. Faktor karakter lintasan, setelan motor, serta adaptasi pebalap menjadi tantangan yang terus dihadapi.

Evaluasi Musim Sebelumnya sebagai Modal Perbaikan

VR46 Racing Team menutup MotoGP 2025 di posisi ketiga klasemen tim, berada di bawah Gresini Racing dan Ducati sebagai juara. Sepanjang musim tersebut, Di Giannantonio dan Morbidelli hanya mampu mengamankan lima podium di balapan utama.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa VR46 masih memiliki fondasi yang kuat, namun perlu peningkatan signifikan untuk menandingi dominasi tim-tim teratas. Evaluasi menyeluruh terhadap performa musim lalu menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi MotoGP 2026.

Dengan target yang jelas, pengalaman yang terus bertambah, serta dukungan teknis dari Ducati, VR46 Racing Team berharap dapat mengakhiri masa puasa kemenangan dan kembali mengukir prestasi di kelas premier MotoGP.