Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 – Jonatan Christie terhenti di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, pada babak 16 besar. Tunggal putra Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan Gemke melalui pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat.

Bertanding di Indira Gandhi Arena, Kamis (20/8/2026) sore WIB, Jonatan sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Namun, momentum tersebut tidak berhasil dia pertahankan hingga akhir laga. Jonatan akhirnya menyerah dengan skor 21-11, 13-21, dan 18-21.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan pemain yang akrab disapa Jojo itu dalam perebutan gelar juara dunia tahun ini. Sementara itu, kemenangan membawa Gemke melangkah ke babak berikutnya.

Gemke selanjutnya dijadwalkan menghadapi Victor Lai. Wakil Denmark tersebut memiliki tantangan tersendiri karena belum pernah mengalahkan pemain Kanada itu dalam dua pertemuan sebelumnya. Gemke tercatat kalah dari Lai pada Indonesia Open 2026 dan China Open 2026.

Jonatan Christie Dominan pada Gim Pertama

Jonatan Christie menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan. Dia langsung mengendalikan tempo dan menciptakan keunggulan cukup jauh dengan skor 8-1.

Gemke kemudian mencoba keluar dari tekanan. Pemain berpengalaman asal Denmark tersebut perlahan menemukan pola permainannya dan berhasil merebut enam poin secara beruntun.

Tambahan angka itu membuat jarak kedua pemain semakin tipis. Jonatan bahkan hanya mempertahankan keunggulan satu poin ketika kedudukan berubah menjadi 9-8.

Meski lawannya mulai memberikan tekanan, Jonatan mampu kembali mengambil kendali. Dia mencetak empat angka berturut-turut untuk menjauh dari kejaran Gemke.

Permainan Jojo semakin solid menjelang akhir gim. Dia mampu memanfaatkan momentum dengan baik dan mengamankan delapan poin terakhir. Jonatan akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-11.

Rasmus Gemke Bangkit di Gim Kedua

Keadaan berubah drastis ketika pertandingan memasuki gim kedua. Gemke tampil lebih efektif dan membuat Jonatan kesulitan mengembangkan permainan seperti pada gim pembuka.

Jonatan sempat tertinggal 2-5 pada fase awal. Gemke kemudian mempertahankan tekanan dan terus memperlebar keunggulannya.

Jojo berusaha mengejar, tetapi wakil Denmark tersebut mampu menjaga ritme permainan. Jonatan akhirnya kehilangan gim kedua dengan skor 13-21.

Kemenangan Gemke membuat pertandingan harus berlanjut ke gim ketiga. Kedua pemain pun memasuki gim penentuan untuk memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya.

Jonatan Christie saat berlaga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026

Jonatan Christie kalah di 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Persaingan Ketat Terjadi pada Gim Penentuan

Jonatan kembali menunjukkan perlawanan kuat pada gim ketiga. Dia sempat berada di depan dengan skor 5-3. Namun, Gemke mampu membalikkan situasi dan kemudian unggul 14-10.

Jojo tidak menyerah begitu saja. Dia memperkecil ketertinggalan hingga 13-14 sebelum persaingan semakin ketat menjelang akhir pertandingan.

Jonatan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Pada titik tersebut, peluang kedua pemain untuk memenangkan pertandingan masih terbuka.

Gemke kemudian merespons tekanan Jonatan dengan lebih baik. Pemain Denmark itu mampu mendapatkan poin-poin penting pada fase akhir dan menghentikan upaya kebangkitan Jojo.

Gim ketiga berakhir dengan skor 21-18 untuk Gemke. Hasil tersebut memastikan Jonatan tersingkir dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026.

Tiga Ganda Indonesia Singkirkan Lawan Unggulan

Meski Jonatan gagal melangkah lebih jauh, sejumlah wakil Indonesia lainnya mendapatkan hasil positif. Tiga pasangan ganda mampu melewati pertandingan babak 16 besar dengan hasil menggembirakan.

Dari sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil mengatasi perlawanan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Febriana/Meilysa harus bekerja keras setelah kehilangan gim pertama dengan skor 20-22. Mereka kemudian bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-18 dan 21-12.

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga memastikan tempat di babak selanjutnya. Mereka menghadapi pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.

Rachel/Febi memenangkan gim pertama 21-9. Pada gim kedua, pasangan Indonesia tertinggal 6-11 sebelum lawannya memutuskan mundur dari pertandingan.

Rachel mengaku kemenangan melalui kondisi tersebut bukan hasil yang mereka harapkan. Dia juga berharap kondisi yang dialami pasangan Jepang tidak serius.

“Kemenangan seperti ini tentu bukan yang kami inginkan. Kami juga tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi. Jika memang ada cedera, kami berharap tidak serius dan mendoakan yang terbaik untuk Yuki dan Mayu,” kata Rachel dalam keterangan resmi PBSI.

Hasil positif lainnya datang dari sektor ganda campuran. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyingkirkan pasangan Chinese Taipei, Ye Hong-wei/Nicole Gonzales Chan.

Amri/Nita tampil dominan pada gim pertama dan menang 21-5. Mereka kemudian mempertahankan performa untuk mengunci gim kedua dengan skor 21-18.

Jadwal dan Hasil Wakil Indonesia pada 20 Agustus 2026

Selain pertandingan Jonatan Christie, sejumlah wakil Merah Putih juga menjalani laga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 pada Kamis, 20 Agustus.

Di Lapangan 1, Alwi Farhan dijadwalkan menghadapi wakil India, Ayush Shetty, pada pertandingan kedelapan.

Lapangan 2 menampilkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang 20-22, 21-18, dan 21-12 atas Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Jonatan Christie juga bertanding di lapangan tersebut dan kalah 21-11, 13-21, 18-21 dari Rasmus Gemke.

Sementara itu, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju setelah Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto mundur pada kedudukan 21-9 dan 6-11 di Lapangan 3.

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dijadwalkan melawan Lee Jhe-huei/Yang Po-hsuan dari Chinese Taipei. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga menghadapi wakil Korea Selatan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju.

Dari Lapangan 4, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan kemenangan dua gim langsung 21-5 dan 21-18 atas Ye Hong-wei/Nicole Gonzales Chan. Adapun Putri Kusuma Wardani dijadwalkan menghadapi pemain Denmark, Line Christophersen.