Jakarta – kembali menghadirkan destinasi kuliner menarik bagi pencinta hidangan Asia. Restoran Pan-Asian East Quarter yang berlokasi di Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Memperkenalkan rangkaian menu terbaru bertema “A Journey Through Asia”. Koleksi menu ini menghadirkan beragam inspirasi kuliner dari berbagai negara Asia yang dipadukan dengan teknik memasak modern tanpa menghilangkan karakter autentiknya.
Menu terbaru tersebut di jadwalkan mulai tersedia pada 20 Juli 2026 dan menjadi pembaruan menu keempat sejak East Quarter pertama kali beroperasi pada 2023. Melalui inovasi ini, restoran ingin memberikan pengalaman bersantap yang berbeda dengan mengeksplorasi kekayaan cita rasa Asia dalam satu tempat.
East Quarter Hadirkan Konsep Pan-Asian yang Menghormati Kuliner Asli Asia
Sebagai restoran yang mengusung konsep Pan-Asian, East Quarter tidak sekadar menggabungkan berbagai hidangan dari sejumlah negara. Tim dapur justru berupaya mempertahankan identitas asli setiap menu sebelum memberikan interpretasi baru melalui teknik memasak modern.
Inspirasi menu di ambil dari beragam negara seperti Jepang, Thailand, India, Filipina, China, hingga beberapa kawasan Asia lainnya. Setiap hidangan di rancang agar tetap mencerminkan cita rasa khas negara asalnya, namun tampil lebih segar dengan presentasi dan komposisi yang lebih kontemporer.
Chef sekaligus pemilik TOMA Group, Alnico Andreas, menjelaskan bahwa filosofi utama restoran adalah memberikan penghormatan terhadap warisan kuliner Asia.
Menurutnya, konsep Pan-Asian bukan hanya menyatukan berbagai jenis makanan dari banyak negara, tetapi juga memahami karakter masing-masing hidangan sebelum menghadirkannya dalam interpretasi baru yang menjadi ciri khas East Quarter.
Pendekatan tersebut menjadi alasan mengapa setiap menu memiliki identitas yang kuat meski tampil dengan gaya modern.
Ragam Menu Baru dari Jepang, Filipina, Thailand hingga China
Deretan menu baru di mulai dari hidangan pembuka berupa Avocado Tempura. Menu ini mengambil inspirasi dari tempura khas Jepang, tetapi menggunakan alpukat sebagai bahan utama. Alpukat yang di goreng dengan balutan tepung renyah kemudian di sajikan bersama taburan bubuk cabai togarashi serta perasan jeruk yang menghadirkan kombinasi rasa gurih, segar, dan sedikit pedas.
Pada kategori hidangan utama, tersedia Prawn Butter Masala yang menggabungkan sentuhan kuliner India. Udang windu berukuran besar di panggang hingga matang sempurna. Kemudian dipadukan dengan saus butter masala berbahan dasar tomat yang memiliki cita rasa lembut dan kaya rempah. Menu ini semakin lengkap dengan tambahan paratha, acar bawang merah, kucai, serta kembang kol goreng sebagai pelengkap.
Inspirasi kuliner Filipina di wujudkan melalui Beef Sisig. Jika pada versi tradisional menggunakan daging babi. East Quarter menghadirkannya dalam versi halal dengan memanfaatkan kombinasi pipi sapi, daging cincang, tendon, serta sumsum tulang panggang. Seluruh bahan tersebut di padukan dengan saus sisig, calamansi, bawang merah, daun ketumbar, dan kerupuk sapi renyah sehingga menghasilkan rasa gurih sekaligus pedas yang khas.
Sementara itu, penggemar masakan Thailand dapat menikmati Beef Cheek Massaman Curry. Hidangan ini di buat melalui proses yang cukup panjang. Pipi sapi terlebih dahulu dimarinasi selama 24 jam sebelum di masak menggunakan teknik sous vide selama sekitar 36 jam agar teksturnya menjadi sangat empuk. Setelah itu, daging di sajikan bersama kari massaman, kentang, terung, kacang mete, dan daun ketumbar.

Menu-menu terbaru di East Quarter
Hidangan Penutup hingga Harga Menu yang Ditawarkan
Nuansa Jepang juga hadir melalui menu Nori Butter Udon. Hidangan ini memanfaatkan kaldu dashi yang di padukan dengan brown butter sehingga menghasilkan kuah bercita rasa gurih dan creamy. Isian berupa udang windu, kepiting, jamur shimeji, zucchini, serta kenari membuat sajian ini memiliki tekstur dan rasa yang semakin kompleks.
Pilihan lainnya adalah Five Spices Smoked Duck yang mendapat inspirasi dari kuliner China. Daging bebek di asap menggunakan perpaduan lima rempah sehingga menghasilkan aroma khas dengan tekstur tetap juicy dan tidak terasa berlemak.
Sebagai penutup, East Quarter menghadirkan Banoffee, dessert yang memadukan pisang segar, sable, caramel namelaka, whipped ganache, dan saus toffee. Perpaduan rasa manis, lembut, dan sedikit karamel memberikan akhir yang sempurna untuk pengalaman bersantap.
Co-Founder TOMA Group, Hartono Moe, berharap rangkaian menu terbaru ini dapat memperkenalkan keberagaman kuliner Asia kepada para tamu sekaligus memberikan pengalaman menikmati hidangan yang lebih berkesan.
Seluruh menu akan tersedia dalam pilihan a la carte, sementara Beef Sisig juga di siapkan dalam versi rice bowl untuk memberikan alternatif yang lebih praktis. Harga menu terbaru East Quarter di banderol mulai dari Rp75.000++, sehingga dapat menjadi pilihan bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati hidangan Asia dengan konsep modern di kawasan Jakarta.
Kesimpulan
Peluncuran koleksi “A Journey Through Asia” menjadi langkah terbaru East Quarter dalam menghadirkan pengalaman kuliner Pan-Asian yang lebih beragam. Dengan menggabungkan inspirasi dari berbagai negara Asia dan teknik memasak modern. Restoran ini tetap mempertahankan cita rasa autentik setiap hidangan. Mulai dari menu pembuka, hidangan utama, hingga dessert, seluruh sajian di rancang untuk memperlihatkan kekayaan kuliner Asia dalam satu pengalaman bersantap yang berbeda. Bagi pencinta kuliner di Jakarta, menu terbaru East Quarter dapat menjadi pilihan menarik untuk menikmati hidangan khas Asia dengan sentuhan inovatif.